bagaimana cara melindungi data di website
Para hacker menyasar data-data pribadi pengunjung, mencuri uang dari transaksi yang dilakukan, hingga menjual produk ilegal diam-diam di suatu website.
Selain itu, hacker juga memanfaatkan celah keamanan website dengan membuat pintu rahasia yang memungkinkan mereka untuk menyerang lagi di masa depan. Mengerikan sekali, ya? Tentu, Anda tak mau hal seperti itu menimpa website Anda, bukan?
Untungnya, ada beberapa cara meningkatkan keamanan website Anda. Dan, itulah yang akan kami bahas di artikel kali ini. Supaya memudahkan Anda, kami akan membedakan cara-cara keamanan website tersebut menjadi dua bagian: Perlindungan Dasar dan Perlindungan Lanjutan
1. Pastikan Hosting Anda Aman
Tips keamanan web pertama ini merupakan cara terpenting yang tak bisa Anda lewatkan begitu saja. Anda harus pastikan bahwa website Anda sudah berada di hostimg web yang aman .
Sebab, langkah-langkah selanjutnya akan sia-sia saja apabila Anda salah memilih web hosting.
Pastikan Anda memilih hosting aman yang mempunyai keamanan website ekstra, seperti memiliki teknologi keamanan .
Jika Anda terlanjur memilih hosting yang tidak memiliki teknologi Imunify360, tak usah khawatir karena Anda bisa melakukan transfer hosting.
2. Install Plugin Keamanan
Website baru tanpa plugin keamanan itu sama saja dengan rumah tanpa tembok; siapapun bisa masuk dan melakukan hal sesuka hati mereka. Jadi, plugin keamanan ini adalah langkah pertama yang wajib bagi website baru. Berikut beberapa rekomendasi plugin keamanan website yang bisa Anda coba:
- iThemes Security—tersedia versi gratis dan berbayar. iThemes Security mampu mendeteksi plugin berbahaya, software yang usang, dan password yang lemah.
- Wordfence Security—sudah digunakan oleh lebih dari dua juta pengguna. Wordfence Security menawarkan firewall, real-time monitoring, scan plugin, dan masih banyak lainnya.
- SecuPress Free—walaupun gratis, tapi berkualitas tinggi. SecuPress mempunyai fitur seperti Anti Brute Force Login, blokir IP, malware scan, dan lain segudang fitur lainnya.
Sebenarnya, ada banyak sekali plugin keamanan web yang bisa Anda coba selain tiga di atas.
3. Pasang SSL
komponen yang tak terpisahkan dari website di zaman sekarang. SSL membuat pertukaran data antara website Anda dengan pengunjung menjadi aman. Kenapa SSL bisa mengamankan website Anda? Kami berikan contoh di bawah ini.
Misalnya, saat pengunjung memasukkan nomor kartu kredit mereka, SSL akan mengenkripsi data tersebut sehingga hacker tak akan bisa membacanya. Karena hacker tersebut tak memiliki “kunci” untuk membuka gembok enkripsi data itu.
Tertarik memasang SSL di website Anda? Tak usah repot-repot mencari SSL terbaik ke sana kemari.
4. Update Website Anda
Jangan mengabaikan pemberitahuan mengenai versi terbaru WordPress, plugin, hingga tema di dashboard Anda. Update versi terbaru tersebut tak hanya menawarkan fitur-fitur baru, tapi juga peningkatan keamanan website yang lebih baik.
Jika tidak mendapat pemberitahuan atau terjadi error pada dashboard, tak usah khawatir karena Anda tetap masih bisa update website Anda. Bagaimana caranya?
Bagi Anda yang menggunakan Niagahoster, tak perlu pusing karena terdapat opsi update WordPress secara otomatis. Caranya, Anda masuk saja ke member area dan klik WordPress Management. Setelah itu, geser ke bawah hingga menemukan situs WordPress Anda.
Nah, untuk mengupdate WordPress Anda, klik saja tombol refresh di samping keterangan versi. Cara otomatis ini sangat berguna apabila Anda mengelola banyak website sekaligus. Cukup sekali klik dan WordPress langsung terupdate. Mudah, bukan?

Sedangkan untuk cara update WordPress manual
5. Gunakan Username dan Password yang Kuat
Apakah Anda termasuk yang masih menggunakan username ‘admin’ dan password 123456’ untuk login website? Memang kombinasi tersebut sangat mudah diingat, tapi juga mudah untuk ditebak hacker.
Hacker mendapatkan informasi login Anda dengan serangan yang disebut dengan brute force attack. Walaupun terdengar menakutkan, tapi ada satu cara simpel untuk mencegahnya, yakni dengan menggunakan username dan password yang kuat.
Anda bisa mengganti password di WordPress dengan memilih menu Users > Your Profile di dashboard. Kemudian scroll ke bawah hingga Anda menemukan tombol Generate Password.

Klik tombol tersebut dan Anda akan secara otomatis diberikan password baru. Jika tak suka dengan password, tersebut Anda juga bisa menggantinya, kok. Tapi, pastikan bahwa keterangan di bawah kolom penggantian password menunjukkan Strong.
Jika belum, ganti password tersebut sampai keterangan Strong muncul. Setelah menemukan password yang kuat, scroll ke bawah dan klik tombol Update Profile untuk menyimpan password baru Anda.
Oh ya, Anda bisa membuat password menjadi Strong dengan memasukkan kombinasi angka, simbol, dan huruf kapital seperti contoh di bawah ini:

6. Install Plugin Backup
Plugin backup berguna untuk mengembalikan kondisi WordPress Anda sebelum serangan hack terjadi. Dengan begini, website Anda tetap bisa berfungsi dengan normal sembari Anda memperbaiki celah keamanan website yang ada.
Jika penyedia hosting menyediakan fitur backup —seperti Niagahoster yang melakukan backup otomatis seminggu sekali— Anda tetap harus menginstall plugin backup ini sebagai upaya pencegahan tambahan. Lebih baik mempunyai dua file backup yang berbeda daripada hanya satu, bukan?
Nah, beberapa plugin backup WordPress yang kami rekomendasikan adalah:
- BackupBuddy—sudah lebih dari 1,5 juta pengguna menggunakan plugin backup ini menunjukkan bahwa orang-orang mempercayai kemampuannya. Beberapa fitur utama BackupBuddy adalah backup otomatis, backup terjadwal, dan masih banyak lainnya.
- BlogVault—salah satu plugin backup WordPress terpopuler ini mempunyai fitur-fitur keren. Mulai dari backup otomatis setiap hari, backup manual, dan penyimpanan file backup selama 90 hari.
- BoldGrid Backup—plugin ini mempunyai fitur sederhana tapi berguna, yakni backup otomatis dan kemudahan restore.
7. Amankan File Website dengan Antivirus Terbaik
Enam tips keamanan website di atas tak akan bekerja optimal jika Anda mengunggah file yang didalamnya terdapat virus atau malware. Maka dari itu, pastikan Anda melakukan scan file-file di komputer menggunakan antivirus terbaik sebelum mengunggahnya ke website.
Di bawah ini beberapa antivirus terbaik yang bisa Anda coba:
- Kaspersky Total Security—siapa yang tak kenal dengan antivirus yang satu ini? Kaspersky Total Security merupakan paket komplit dari lini produk Kaspersky. Antivirus ini dibekali dengan berbagai perlindungan yang membuat Anda tenang saat mengunggah file ke website.
- BitDefender Antivirus Plus—salah satu fitur utama dari BitDefender Antivirus Plus adalah scan file dilakukan di dalam cloud-nya. Dengan begitu, memori komputer Anda hampir tidak terpengaruh oleh proses scan tersebut.
- ESET Smart Security Premium—keunggulan dari ESET Smart Security Premium adalah kemampuannya mendeteksi jenis malware yang belum dikenal. Tak banyak antivirus lain yang punya fitur seperti ini, lho.
Post a Comment for "bagaimana cara melindungi data di website"
Terimakasih telah berkomentar